Dashboard UPT Perpustakaan
| NO | SAMPUL BUKU | JUDUL BUKU | STATUS |
|---|---|---|---|
| 2701 |
NOMOR PANGGIL: TT- 6697 |
BERTANAM SELEDRIPengarang: RUKMANA RAHMAT,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-497-327-0 Nomor Panggil: TT- 6697 Kode Klasifikasi: 635. 4 RUK B Format: VIII + 52 hlm; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 2 Ringkasan Buku : Sebelum melakukan budidaya seledri, dulur harus memahami terlebih dahulu bagaimana syarat tumbuh tanaman seledri tersebut. Sebab, tanpa memahami syarat tumbuhnya, maka dulur akan sulit memahami kebutuhan tanaman seledri. |
KHUSUS DIBACA |
| 2702 |
NOMOR PANGGIL: TT-6730 |
BERTANAM SEMANGKAPengarang: KALIE BAGA MOEHD,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-489-170-3 Nomor Panggil: TT-6730 Kode Klasifikasi: 635. 615 KAL B Format: VIII + 75 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Bertani semangka melibatkan beberapa tahapan penting mulai dari pemilihan benih unggul hingga panen. Persiapan lahan yang baik, termasuk pembentukan bedengan dan penggunaan mulsa plastik, sangat penting. Penanaman bibit dilakukan setelah bibit siap, biasanya setelah memiliki empat helai daun sejati. Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit. Panen dilakukan setelah buah semangka matang, biasanya antara 75-100 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. |
TERSEDIA |
| 2703 |
NOMOR PANGGIL: TT-6731 |
BERTANAM SEMANGKAPengarang: KALIE BAGA MOEHD,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-489-170-3 Nomor Panggil: TT-6731 Kode Klasifikasi: 635. 615 KAL B Format: VIII + 75 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Bertani semangka melibatkan beberapa tahapan penting mulai dari pemilihan benih unggul hingga panen. Persiapan lahan yang baik, termasuk pembentukan bedengan dan penggunaan mulsa plastik, sangat penting. Penanaman bibit dilakukan setelah bibit siap, biasanya setelah memiliki empat helai daun sejati. Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit. Panen dilakukan setelah buah semangka matang, biasanya antara 75-100 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. |
KHUSUS DIBACA |
| 2704 |
NOMOR PANGGIL: TT-6732 |
BERTANAM SEMANGKAPengarang: KALIE BAGA MOEHD,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-489-170-3 Nomor Panggil: TT-6732 Kode Klasifikasi: 635. 615 KAL B Format: VIII + 75 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Bertani semangka melibatkan beberapa tahapan penting mulai dari pemilihan benih unggul hingga panen. Persiapan lahan yang baik, termasuk pembentukan bedengan dan penggunaan mulsa plastik, sangat penting. Penanaman bibit dilakukan setelah bibit siap, biasanya setelah memiliki empat helai daun sejati. Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit. Panen dilakukan setelah buah semangka matang, biasanya antara 75-100 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. |
KHUSUS DIBACA |
| 2705 |
NOMOR PANGGIL: TT-6733 |
BERTANAM SEMANGKAPengarang: KALIE BAGA MOEHD,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-489-170-3 Nomor Panggil: TT-6733 Kode Klasifikasi: 635. 615 KAL B Format: VIII + 75 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Bertani semangka melibatkan beberapa tahapan penting mulai dari pemilihan benih unggul hingga panen. Persiapan lahan yang baik, termasuk pembentukan bedengan dan penggunaan mulsa plastik, sangat penting. Penanaman bibit dilakukan setelah bibit siap, biasanya setelah memiliki empat helai daun sejati. Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit. Panen dilakukan setelah buah semangka matang, biasanya antara 75-100 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. |
KHUSUS DIBACA |
| 2706 |
NOMOR PANGGIL: TT-6734 |
BERTANAM SEMANGKAPengarang: KALIE BAGA MOEHD,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-489-170-3 Nomor Panggil: TT-6734 Kode Klasifikasi: 635. 615 KAL B Format: VIII + 75 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Bertani semangka melibatkan beberapa tahapan penting mulai dari pemilihan benih unggul hingga panen. Persiapan lahan yang baik, termasuk pembentukan bedengan dan penggunaan mulsa plastik, sangat penting. Penanaman bibit dilakukan setelah bibit siap, biasanya setelah memiliki empat helai daun sejati. Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit. Panen dilakukan setelah buah semangka matang, biasanya antara 75-100 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. |
KHUSUS DIBACA |
| 2707 |
NOMOR PANGGIL: TT-6754 |
BERTANAM TERUNGPengarang: RUKMANA RAHMAT,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-497-295-5 Nomor Panggil: TT-6754 Kode Klasifikasi: 635. 646 RUK B Format: V + 56 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Budidaya terung adalah proses menanam dan merawat tanaman terung hingga berbuah. Terung, atau Solanum melongena, adalah tanaman sayuran yang populer. Budidaya terung melibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen. |
TERSEDIA |
| 2708 |
NOMOR PANGGIL: TT-6755 |
BERTANAM TERUNGPengarang: RUKMANA RAHMAT,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-497-295-5 Nomor Panggil: TT-6755 Kode Klasifikasi: 635. 646 RUK B Format: V + 56 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Budidaya terung adalah proses menanam dan merawat tanaman terung hingga berbuah. Terung, atau Solanum melongena, adalah tanaman sayuran yang populer. Budidaya terung melibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen. |
KHUSUS DIBACA |
| 2709 |
NOMOR PANGGIL: TT-6560 |
BERTANAM TOMATPengarang: WIRYANTA BERNADINUS T. WAHYU,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3084-28-6 Nomor Panggil: TT-6560 Kode Klasifikasi: 635 WIR B Format: VI + 101 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 50 600 LB 5 Ringkasan Buku : TOMAT banyak dikonsumsi rnasyarakat Indonesia dan dunia. Konsumsi llmt segat dan olahan meningkat terus seiring dengan kebutuhan manusia pda yang seimbang. Namun, hingga sekarang para petani tomat di Indonesia rnasih kerepotan untuk rnemeuuhi permintaan tomar segar dan dahan. Bahkan tidak jarang produk-produk tornat olahan, seperti sambal dan saus masih dicampur dengan tepung singkong, ubi, dan papaya. Umumnya, permasalahan yang seizing dihadapi para petani tomar di Indonesia adalah teknologi budi daya, seperd pemilihan bibit, penanaman, Pannpukan, pengendalian hama dan penyakir, serta penanganan pasca pmen. Sebagian besar penani txadisional di Indonesia masih menggunakan can bercocok tanam yang konvensional, misalnya menggunakan bibit tornat lokal atau bibit tomat buatan sendiri, Cara penanaman yang masih sangat sederhana, dan hanya mengandalkan pupuk kandang atau pupuk kimia sckadarnya. |
TERSEDIA |
| 2710 |
NOMOR PANGGIL: TT-6561 |
BERTANAM TOMATPengarang: WIRYANTA BERNADINUS T. WAHYU,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3084-28-6 Nomor Panggil: TT-6561 Kode Klasifikasi: 635 WIR B Format: VI + 101 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 50 600 LB 5 Ringkasan Buku : TOMAT banyak dikonsumsi rnasyarakat Indonesia dan dunia. Konsumsi llmt segat dan olahan meningkat terus seiring dengan kebutuhan manusia pda yang seimbang. Namun, hingga sekarang para petani tomat di Indonesia rnasih kerepotan untuk rnemeuuhi permintaan tomar segar dan dahan. Bahkan tidak jarang produk-produk tornat olahan, seperti sambal dan saus masih dicampur dengan tepung singkong, ubi, dan papaya. Umumnya, permasalahan yang seizing dihadapi para petani tomar di Indonesia adalah teknologi budi daya, seperd pemilihan bibit, penanaman, Pannpukan, pengendalian hama dan penyakir, serta penanganan pasca pmen. Sebagian besar penani txadisional di Indonesia masih menggunakan can bercocok tanam yang konvensional, misalnya menggunakan bibit tornat lokal atau bibit tomat buatan sendiri, Cara penanaman yang masih sangat sederhana, dan hanya mengandalkan pupuk kandang atau pupuk kimia sckadarnya. |
KHUSUS DIBACA |
| 2711 |
NOMOR PANGGIL: TT-6562 |
BERTANAM TOMATPengarang: WIRYANTA BERNADINUS T. WAHYU,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3084-28-6 Nomor Panggil: TT-6562 Kode Klasifikasi: 635 WIR B Format: VI + 101 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 50 600 LB 5 Ringkasan Buku : TOMAT banyak dikonsumsi rnasyarakat Indonesia dan dunia. Konsumsi llmt segat dan olahan meningkat terus seiring dengan kebutuhan manusia pda yang seimbang. Namun, hingga sekarang para petani tomat di Indonesia rnasih kerepotan untuk rnemeuuhi permintaan tomar segar dan dahan. Bahkan tidak jarang produk-produk tornat olahan, seperti sambal dan saus masih dicampur dengan tepung singkong, ubi, dan papaya. Umumnya, permasalahan yang seizing dihadapi para petani tomar di Indonesia adalah teknologi budi daya, seperd pemilihan bibit, penanaman, Pannpukan, pengendalian hama dan penyakir, serta penanganan pasca pmen. Sebagian besar penani txadisional di Indonesia masih menggunakan can bercocok tanam yang konvensional, misalnya menggunakan bibit tornat lokal atau bibit tomat buatan sendiri, Cara penanaman yang masih sangat sederhana, dan hanya mengandalkan pupuk kandang atau pupuk kimia sckadarnya. |
KHUSUS DIBACA |
| 2712 |
NOMOR PANGGIL: TT-6563 |
BERTANAM TOMATPengarang: WIRYANTA BERNADINUS T. WAHYU,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3084-28-6 Nomor Panggil: TT-6563 Kode Klasifikasi: 635 WIR B Format: VI + 101 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 50 600 LB 5 Ringkasan Buku : TOMAT banyak dikonsumsi rnasyarakat Indonesia dan dunia. Konsumsi llmt segat dan olahan meningkat terus seiring dengan kebutuhan manusia pda yang seimbang. Namun, hingga sekarang para petani tomat di Indonesia rnasih kerepotan untuk rnemeuuhi permintaan tomar segar dan dahan. Bahkan tidak jarang produk-produk tornat olahan, seperti sambal dan saus masih dicampur dengan tepung singkong, ubi, dan papaya. Umumnya, permasalahan yang seizing dihadapi para petani tomar di Indonesia adalah teknologi budi daya, seperd pemilihan bibit, penanaman, Pannpukan, pengendalian hama dan penyakir, serta penanganan pasca pmen. Sebagian besar penani txadisional di Indonesia masih menggunakan can bercocok tanam yang konvensional, misalnya menggunakan bibit tornat lokal atau bibit tomat buatan sendiri, Cara penanaman yang masih sangat sederhana, dan hanya mengandalkan pupuk kandang atau pupuk kimia sckadarnya. |
KHUSUS DIBACA |
| 2713 |
NOMOR PANGGIL: TT-6564 |
BERTANAM TOMATPengarang: WIRYANTA BERNADINUS T. WAHYU,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3084-28-6 Nomor Panggil: TT-6564 Kode Klasifikasi: 635 WIR B Format: VI + 101 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 50 600 LB 5 Ringkasan Buku : TOMAT banyak dikonsumsi rnasyarakat Indonesia dan dunia. Konsumsi llmt segat dan olahan meningkat terus seiring dengan kebutuhan manusia pda yang seimbang. Namun, hingga sekarang para petani tomat di Indonesia rnasih kerepotan untuk rnemeuuhi permintaan tomar segar dan dahan. Bahkan tidak jarang produk-produk tornat olahan, seperti sambal dan saus masih dicampur dengan tepung singkong, ubi, dan papaya. Umumnya, permasalahan yang seizing dihadapi para petani tomar di Indonesia adalah teknologi budi daya, seperd pemilihan bibit, penanaman, Pannpukan, pengendalian hama dan penyakir, serta penanganan pasca pmen. Sebagian besar penani txadisional di Indonesia masih menggunakan can bercocok tanam yang konvensional, misalnya menggunakan bibit tornat lokal atau bibit tomat buatan sendiri, Cara penanaman yang masih sangat sederhana, dan hanya mengandalkan pupuk kandang atau pupuk kimia sckadarnya. |
KHUSUS DIBACA |
| 2714 |
NOMOR PANGGIL: TT-6750 |
BERTANAM TOMATPengarang: PRACAYA,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-497-964-3 Nomor Panggil: TT-6750 Kode Klasifikasi: 635. 642 Format: IV + 98 hlm; 20 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 3 Ringkasan Buku : Menanam tomat bisa dilakukan dengan mudah jika mengikuti beberapa langkah berikut. Penting untuk memilih lokasi tanam yang terkena sinar matahari cukup, menyiapkan media tanam yang gembur, dan melakukan penyiraman serta pemupukan secara teratur. Selain itu, pemangkasan dan pengendalian hama juga perlu diperhatikan untuk hasil panen yang optimal. |
TERSEDIA |
| 2715 |
NOMOR PANGGIL: TT- 6666 |
BERTANAM TOMAT DI MUSIM PANASPengarang: SYUKUR M, SAPUTRA EKA HELFI, HERMANTO RUDY,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-002-666-8 Nomor Panggil: TT- 6666 Kode Klasifikasi: 635. 6 SYU B Format: VI + 140 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 60 600 LD 2 Ringkasan Buku : Waktu terbaik untuk menanam tomat adalah di akhir musim semi saat tanah masih hangat dan bahaya embun beku telah berlalu. Tanaman tomat memerlukan suhu minimal 55°F (13°C) untuk tumbuh subur dan sensitif terhadap embun beku. Tomat merupakan tanaman pokok di banyak kebun, dan itu bukan tanpa alasan. |
TERSEDIA |
-
Jumlah Record: 24392