Dashboard UPT Perpustakaan
| NO | SAMPUL BUKU | JUDUL BUKU | STATUS |
|---|---|---|---|
| 13411 |
NOMOR PANGGIL: IS-2795 |
MEMBANGUN KOPERASI DAN MEMBANGUNPengarang: MOHAMMAD HATTA,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-412-037-5 Nomor Panggil: IS-2795 Kode Klasifikasi: 334 HAT M Format: V + 299 hlm; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 3 300 LB 3 Ringkasan Buku : Jauh sebelum kemerdekaan kita diproklamasikan, Mohammad Hatta telah memberi perhatian kepada keadaan ekonomi bangsa kita yang amat menyedihkan. Bahkan semenjak Mohammad Hatta menginjak dewasa, telah tertanam satu keyakinan yang teguh padanya, bahwa kualitas hidup dan keadaan ekonomi rakyat, dapat diperbaiki dengan jalan koperasi. Sebagai perumus pasal 33 UUD 1945, Mohammad Hatta mengetahui dengan tepat, apa yang dikandung dan dapat dijabarkan dari pasal tersebut. Selama pasal 33 UUD 1945 masih tetap dijadikan dasar bagi usaha pembangunan ekonomi nasional, selama itu pulah pikiran-pikiran Mohammad Hatta dalam bidang ekonomi dan koperasi menjadi dasar yang penting untuk di kaji. Sebagai BAPAK KOPERASI INDONESIA, Mohammad Hatta mengatakan bahwa potensi untuk memajukan koperasi di Negeri kita sudah dimiliki, tinggal diorganisasikan menjadi koperasi ekonomi, dikerjakan secara rasional. |
TERSEDIA |
| 13412 |
NOMOR PANGGIL: IS-2796 |
MEMBANGUN KOPERASI DAN MEMBANGUNPengarang: MOHAMMAD HATTA,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-412-037-5 Nomor Panggil: IS-2796 Kode Klasifikasi: 334 HAT M Format: V + 299 hlm; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 3 300 LB 3 Ringkasan Buku : Jauh sebelum kemerdekaan kita diproklamasikan, Mohammad Hatta telah memberi perhatian kepada keadaan ekonomi bangsa kita yang amat menyedihkan. Bahkan semenjak Mohammad Hatta menginjak dewasa, telah tertanam satu keyakinan yang teguh padanya, bahwa kualitas hidup dan keadaan ekonomi rakyat, dapat diperbaiki dengan jalan koperasi. Sebagai perumus pasal 33 UUD 1945, Mohammad Hatta mengetahui dengan tepat, apa yang dikandung dan dapat dijabarkan dari pasal tersebut. Selama pasal 33 UUD 1945 masih tetap dijadikan dasar bagi usaha pembangunan ekonomi nasional, selama itu pulah pikiran-pikiran Mohammad Hatta dalam bidang ekonomi dan koperasi menjadi dasar yang penting untuk di kaji. Sebagai BAPAK KOPERASI INDONESIA, Mohammad Hatta mengatakan bahwa potensi untuk memajukan koperasi di Negeri kita sudah dimiliki, tinggal diorganisasikan menjadi koperasi ekonomi, dikerjakan secara rasional. |
KHUSUS DIBACA |
| 13413 |
NOMOR PANGGIL: IS-2797 |
MEMBANGUN KOPERASI DAN MEMBANGUNPengarang: MOHAMMAD HATTA,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-412-037-5 Nomor Panggil: IS-2797 Kode Klasifikasi: 334 HAT M Format: V + 299 hlm; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 3 300 LB 3 Ringkasan Buku : Jauh sebelum kemerdekaan kita diproklamasikan, Mohammad Hatta telah memberi perhatian kepada keadaan ekonomi bangsa kita yang amat menyedihkan. Bahkan semenjak Mohammad Hatta menginjak dewasa, telah tertanam satu keyakinan yang teguh padanya, bahwa kualitas hidup dan keadaan ekonomi rakyat, dapat diperbaiki dengan jalan koperasi. Sebagai perumus pasal 33 UUD 1945, Mohammad Hatta mengetahui dengan tepat, apa yang dikandung dan dapat dijabarkan dari pasal tersebut. Selama pasal 33 UUD 1945 masih tetap dijadikan dasar bagi usaha pembangunan ekonomi nasional, selama itu pulah pikiran-pikiran Mohammad Hatta dalam bidang ekonomi dan koperasi menjadi dasar yang penting untuk di kaji. Sebagai BAPAK KOPERASI INDONESIA, Mohammad Hatta mengatakan bahwa potensi untuk memajukan koperasi di Negeri kita sudah dimiliki, tinggal diorganisasikan menjadi koperasi ekonomi, dikerjakan secara rasional. |
KHUSUS DIBACA |
| 13414 |
NOMOR PANGGIL: IS-2798 |
MEMBANGUN KOPERASI DAN MEMBANGUNPengarang: MOHAMMAD HATTA,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-412-037-5 Nomor Panggil: IS-2798 Kode Klasifikasi: 334 HAT M Format: V + 299 hlm; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 3 300 LB 3 Ringkasan Buku : Jauh sebelum kemerdekaan kita diproklamasikan, Mohammad Hatta telah memberi perhatian kepada keadaan ekonomi bangsa kita yang amat menyedihkan. Bahkan semenjak Mohammad Hatta menginjak dewasa, telah tertanam satu keyakinan yang teguh padanya, bahwa kualitas hidup dan keadaan ekonomi rakyat, dapat diperbaiki dengan jalan koperasi. Sebagai perumus pasal 33 UUD 1945, Mohammad Hatta mengetahui dengan tepat, apa yang dikandung dan dapat dijabarkan dari pasal tersebut. Selama pasal 33 UUD 1945 masih tetap dijadikan dasar bagi usaha pembangunan ekonomi nasional, selama itu pulah pikiran-pikiran Mohammad Hatta dalam bidang ekonomi dan koperasi menjadi dasar yang penting untuk di kaji. Sebagai BAPAK KOPERASI INDONESIA, Mohammad Hatta mengatakan bahwa potensi untuk memajukan koperasi di Negeri kita sudah dimiliki, tinggal diorganisasikan menjadi koperasi ekonomi, dikerjakan secara rasional. |
KHUSUS DIBACA |
| 13415 |
NOMOR PANGGIL: IS-2799 |
MEMBANGUN KOPERASI DAN MEMBANGUNPengarang: MOHAMMAD HATTA,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-412-037-5 Nomor Panggil: IS-2799 Kode Klasifikasi: 334 HAT M Format: V + 299 hlm; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 3 300 LB 3 Ringkasan Buku : Jauh sebelum kemerdekaan kita diproklamasikan, Mohammad Hatta telah memberi perhatian kepada keadaan ekonomi bangsa kita yang amat menyedihkan. Bahkan semenjak Mohammad Hatta menginjak dewasa, telah tertanam satu keyakinan yang teguh padanya, bahwa kualitas hidup dan keadaan ekonomi rakyat, dapat diperbaiki dengan jalan koperasi. Sebagai perumus pasal 33 UUD 1945, Mohammad Hatta mengetahui dengan tepat, apa yang dikandung dan dapat dijabarkan dari pasal tersebut. Selama pasal 33 UUD 1945 masih tetap dijadikan dasar bagi usaha pembangunan ekonomi nasional, selama itu pulah pikiran-pikiran Mohammad Hatta dalam bidang ekonomi dan koperasi menjadi dasar yang penting untuk di kaji. Sebagai BAPAK KOPERASI INDONESIA, Mohammad Hatta mengatakan bahwa potensi untuk memajukan koperasi di Negeri kita sudah dimiliki, tinggal diorganisasikan menjadi koperasi ekonomi, dikerjakan secara rasional. |
KHUSUS DIBACA |
| 13416 |
NOMOR PANGGIL: IS-3862 |
MEMBANGUN LAUT MEMBANGUN KEJAYAAN : Dulu, Kini dan Masa DepanPengarang: ROMPAS RIZALDI M.,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-979-98773-9-0 Nomor Panggil: IS-3862 Kode Klasifikasi: 333. 916 4 ROM M Format: XXIV + 338 hal; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 3 300 LB 2 Ringkasan Buku : - |
TERSEDIA |
| 13417 |
NOMOR PANGGIL: IS-8352 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-8352 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
TERSEDIA |
| 13418 |
NOMOR PANGGIL: IS-8353 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-8353 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13419 |
NOMOR PANGGIL: IS-8354 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-8354 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13420 |
NOMOR PANGGIL: IS-8355 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-8355 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13421 |
NOMOR PANGGIL: IS-8356 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-8356 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13422 |
NOMOR PANGGIL: IS-13024 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-13024 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13423 |
NOMOR PANGGIL: IS-13025 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-13025 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13424 |
NOMOR PANGGIL: IS-13026 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-13026 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
| 13425 |
NOMOR PANGGIL: IS-13027 |
MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN RAKYATPengarang: SUHARTO EDI,Kategori: Buku Teks ISBN: 979-3304-29-1 Nomor Panggil: IS-13027 Kode Klasifikasi: 361 SUH M Format: XVI + 274hal; 26cm Lokasi Rak Buku: RAK 28 300 LB 5 Ringkasan Buku : Tidak ada yang salah dengan pendekatan lokalisme seperti itu. Hanya saja, tanpa perspektif holistik yang memadukan kegiatan-kegiatan lokal dengan analisis kelembagaan dan kebijakan sosial secara terintegrasi, pendekatan pemberdayaan masyarakat bukan saja akan kurang efektif, melainkan pula tidak akan berkelanjutan. Diibaratkan dengan analogi "ikan dan kail", maka meskipun kelompok sasaran (target group) diberi ikan dan kail sekalipun, maka mereka tidak akan berdaya jika seandainya kolam dan sungai yang ada di seputar mereka telah dikuasai oleh elit atau kelompok kuat. Bersandar pada pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (social work), penulis berargumen bahwa gerakan membangun dan memberdayakan masyarakat tidak akan optimal jika dilakukan secara parsial. Pengembangan masyarakat memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan isu-isu lokal dan global. Buku ini akan menambah wawasan bukan saja bagi para mahasiswa, akademisi dan pemerhati ilmu sosial, melainkan pula dapat menemani dan melengkapi konsepsi para pegiat pembangunan, mulai dari para pekerja sosial lapangan dan sukarelawan filantrofis, hingga pekerja. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pegawai lembaga-lembaga sosial, dalam menjalankan tugasnya di bidang pengembangan masyarakat dan pemberdayaan rakyat. Selamat membaca! |
KHUSUS DIBACA |
-
Jumlah Record: 24392