Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
12541 image

NOMOR PANGGIL:

IS-9906

MANAJEMEN MUTU SEKOLAH; Teori,Konsep dan Implementasi

Pengarang:   NURDIN DIDING,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-6232-20-0
Nomor Panggil:   IS-9906
Kode Klasifikasi:   371.2 NUR M
Format:   XIV + 236hal; 24cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 22 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Manajemen mutu sekolah melibatkan teori, konsep, dan implementasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan efisien, serta memenuhi kebutuhan siswa, guru, dan orang tua. Konsep ini mencakup peningkatan berkelanjutan, kepuasan pelanggan, dan partisipasi seluruh elemen sekolah.

KHUSUS DIBACA
12542 image

NOMOR PANGGIL:

TT- 4251

MANAJEMEN NYERI

Pengarang:   MAHADEWA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-203-486-0
Nomor Panggil:   TT- 4251
Kode Klasifikasi:   616.04 GDE M
Format:   Xvi - 186.,24
Lokasi Rak Buku:   RAK 42 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Manajemen nyeri adalah upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan atau disfungsi, baik yang onsetnya tiba-tiba atau bertahap, dan dengan intensitas ringan hingga berat. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien, termasuk melalui penggunaan obat-obatan dan metode non-farmakologis.

TERSEDIA
12543 image

NOMOR PANGGIL:

TT-4252

MANAJEMEN NYERI

Pengarang:   MAHADEWA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-203-486-0
Nomor Panggil:   TT-4252
Kode Klasifikasi:   616.04 GDE M
Format:   Xvi - 186.,24
Lokasi Rak Buku:   RAK 42 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Manajemen nyeri adalah upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan atau disfungsi, baik yang onsetnya tiba-tiba atau bertahap, dan dengan intensitas ringan hingga berat. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien, termasuk melalui penggunaan obat-obatan dan metode non-farmakologis.

KHUSUS DIBACA
12544 image

NOMOR PANGGIL:

TT- 4253

MANAJEMEN NYERI

Pengarang:   MAHADEWA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-203-486-0
Nomor Panggil:   TT- 4253
Kode Klasifikasi:   616.04 GDE M
Format:   Xvi - 186.,24
Lokasi Rak Buku:   RAK 42 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Manajemen nyeri adalah upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan atau disfungsi, baik yang onsetnya tiba-tiba atau bertahap, dan dengan intensitas ringan hingga berat. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien, termasuk melalui penggunaan obat-obatan dan metode non-farmakologis.

KHUSUS DIBACA
12545 image

NOMOR PANGGIL:

TT- 4254

MANAJEMEN NYERI

Pengarang:   MAHADEWA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-203-486-0
Nomor Panggil:   TT- 4254
Kode Klasifikasi:   616.04 GDE M
Format:   Xvi - 186.,24
Lokasi Rak Buku:   RAK 42 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Manajemen nyeri adalah upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan atau disfungsi, baik yang onsetnya tiba-tiba atau bertahap, dan dengan intensitas ringan hingga berat. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien, termasuk melalui penggunaan obat-obatan dan metode non-farmakologis.

KHUSUS DIBACA
12546 image

NOMOR PANGGIL:

TT-4255

MANAJEMEN NYERI

Pengarang:   MAHADEWA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-203-486-0
Nomor Panggil:   TT-4255
Kode Klasifikasi:   616.04 GDE M
Format:   Xvi - 186.,24
Lokasi Rak Buku:   RAK 42 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Manajemen nyeri adalah upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan atau disfungsi, baik yang onsetnya tiba-tiba atau bertahap, dan dengan intensitas ringan hingga berat. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pasien, termasuk melalui penggunaan obat-obatan dan metode non-farmakologis.

KHUSUS DIBACA
12547 image

NOMOR PANGGIL:

IS - 8059

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS - 8059
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

TERSEDIA
12548 image

NOMOR PANGGIL:

IS - 8060

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS - 8060
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12549 image

NOMOR PANGGIL:

IS - 8061

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS - 8061
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12550 image

NOMOR PANGGIL:

IS - 8062

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS - 8062
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12551 image

NOMOR PANGGIL:

IS - 8063

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS - 8063
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12552 image

NOMOR PANGGIL:

IS-13040

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS-13040
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12553 image

NOMOR PANGGIL:

IS-13041

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS-13041
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12554 image

NOMOR PANGGIL:

IS-13042

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS-13042
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
12555 image

NOMOR PANGGIL:

IS-13043

MANAJEMEN OBAT DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SATIBI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-993-6
Nomor Panggil:   IS-13043
Kode Klasifikasi:   3632. 110 SAT M
Format:   VII +186 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 27 300 LB 4
Ringkasan Buku :

bat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Kondisi inilah yang mendasari penulis untuk menulis buku Manajemen Obat di Rumah Sakit. Dalam buku ini dibahas tentang siklus manajemen obat yang mencakup empat tahap, yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Masing-masing tahap dalam siklus manajemen obat saling terkait sehingga harus dikelola dengan baik agar masing-masing dapat berfungsi secara optimal. Dalam tahapan yang saling terkait dalam siklus manajemen obat tersebut diperlukan suatu sistem suplai yang terorganisasi agar kegiatan berjalan baik dan saling mendukung sehingga ketersediaan obat dapat terjamin sehingga mendukung pelayanan kesehatan dan menjadi sumber pendapatan rumah sakit yang potensial. Siklus manajemen obat didukung oleh faktor-faktor pendukung manajemen (management support) yang meliputi organisasi, administrasi dan keuangan, Sistem Informasi Manajemen (SIM), dan sumber daya manusia (SDM). Setiap tahapan siklus manajemen obat harus selalu didukung oleh keempat management support tersebut sehingga pengelolaan obat dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

KHUSUS DIBACA
    Jumlah Record: 24489