Dashboard UPT Perpustakaan
| NO | SAMPUL BUKU | JUDUL BUKU | STATUS |
|---|---|---|---|
| 11566 |
NOMOR PANGGIL: IS-12228 |
KONVENSI INTERNASIONAL PERLINDUNGAN HAK HAK SELURUH PEKERJA MIGRAN DAN ANGGOTA KELUARGANYAPengarang: ANSHOR MOHAMMAD,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-17706-0 3 Nomor Panggil: IS-12228 Kode Klasifikasi: 341. 48 ANS K Format: IV + 286 hal; 21 cm Lokasi Rak Buku: RAK 17 300 LB 2 Ringkasan Buku : Buku ini merupakan salah satu wujud komitmen dan keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi pekerja migran indonesia. |
KHUSUS DIBACA |
| 11567 |
NOMOR PANGGIL: IS-4231 |
KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)Pengarang: SIMANJUNTAK MANGISI,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-318-456-9 Nomor Panggil: IS-4231 Kode Klasifikasi: 341 SIM K Format: XII + 218 hal; 24 cm Lokasi Rak Buku: RAK 18 300 LB 3 Ringkasan Buku : Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982. |
TERSEDIA |
| 11568 |
NOMOR PANGGIL: IS-4232 |
KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)Pengarang: SIMANJUNTAK MANGISI,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-318-456-9 Nomor Panggil: IS-4232 Kode Klasifikasi: 341 SIM K Format: XII + 218 hal; 24 cm Lokasi Rak Buku: RAK 18 300 LB 3 Ringkasan Buku : Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982. |
KHUSUS DIBACA |
| 11569 |
NOMOR PANGGIL: IS-4233 |
KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)Pengarang: SIMANJUNTAK MANGISI,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-318-456-9 Nomor Panggil: IS-4233 Kode Klasifikasi: 341 SIM K Format: XII + 218 hal; 24 cm Lokasi Rak Buku: RAK 18 300 LB 3 Ringkasan Buku : Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982. |
KHUSUS DIBACA |
| 11570 |
NOMOR PANGGIL: IS-4234 |
KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)Pengarang: SIMANJUNTAK MANGISI,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-318-456-9 Nomor Panggil: IS-4234 Kode Klasifikasi: 341 SIM K Format: XII + 218 hal; 24 cm Lokasi Rak Buku: RAK 18 300 LB 3 Ringkasan Buku : Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982. |
KHUSUS DIBACA |
| 11571 |
NOMOR PANGGIL: IS-4235 |
KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)Pengarang: SIMANJUNTAK MANGISI,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-318-456-9 Nomor Panggil: IS-4235 Kode Klasifikasi: 341 SIM K Format: XII + 218 hal; 24 cm Lokasi Rak Buku: RAK 18 300 LB 3 Ringkasan Buku : Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982. |
KHUSUS DIBACA |
| 11572 |
NOMOR PANGGIL: TT-10638 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10638 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
TERSEDIA |
| 11573 |
NOMOR PANGGIL: TT-10639 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10639 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11574 |
NOMOR PANGGIL: TT-10640 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10640 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11575 |
NOMOR PANGGIL: TT-10641 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10641 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11576 |
NOMOR PANGGIL: TT-10642 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10642 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11577 |
NOMOR PANGGIL: TT-10643 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10643 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11578 |
NOMOR PANGGIL: TT-10644 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10644 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11579 |
NOMOR PANGGIL: TT-10645 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10645 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
| 11580 |
NOMOR PANGGIL: TT-10646 |
KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKARPengarang: TRISUNARYANTI WEGA,Kategori: Buku Teks ISBN: 978-602-386-088-3 Nomor Panggil: TT-10646 Kode Klasifikasi: 665. 4 TRI K Format: XVIII + 239 hlm; 23 cm Lokasi Rak Buku: RAK 70 600 LD 2 Ringkasan Buku : Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam. |
KHUSUS DIBACA |
-
Jumlah Record: 24489