Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
11521 image

NOMOR PANGGIL:

TT-7675

KONTROL KUALITAS PANGAN HASIL TERNAK

Pengarang:   SOEPARNO,   RIHASTUTI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-917-2
Nomor Panggil:   TT-7675
Kode Klasifikasi:   637 .05 RIH K
Format:   XI + 106 hlm ; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 63 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku Kontrol Kualitas Pangan Hasil Ternak karya R.A. Rihastuti dan Soeparno membahas prinsip-prinsip pengendalian mutu pada berbagai produk pangan yang berasal dari ternak, seperti daging, susu, dan telur. Buku ini mengulas faktor-faktor yang memengaruhi kualitas produk, standar mutu, teknik pengujian, serta penanganan pasca panen yang tepat agar produk tetap aman, higienis, dan layak konsumsi. Selain itu, buku ini juga menyinggung pentingnya sistem jaminan mutu dan keamanan pangan dalam rantai produksi, mulai dari peternakan hingga ke tangan konsumen. Dengan penyajian yang sistematis dan ilmiah, buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, praktisi peternakan, serta pelaku industri pangan hewani.

KHUSUS DIBACA
11522 image

NOMOR PANGGIL:

TT-7676

KONTROL KUALITAS PANGAN HASIL TERNAK

Pengarang:   SOEPARNO,   RIHASTUTI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-917-2
Nomor Panggil:   TT-7676
Kode Klasifikasi:   637 .05 RIH K
Format:   XI + 106 hlm ; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 63 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku Kontrol Kualitas Pangan Hasil Ternak karya R.A. Rihastuti dan Soeparno membahas prinsip-prinsip pengendalian mutu pada berbagai produk pangan yang berasal dari ternak, seperti daging, susu, dan telur. Buku ini mengulas faktor-faktor yang memengaruhi kualitas produk, standar mutu, teknik pengujian, serta penanganan pasca panen yang tepat agar produk tetap aman, higienis, dan layak konsumsi. Selain itu, buku ini juga menyinggung pentingnya sistem jaminan mutu dan keamanan pangan dalam rantai produksi, mulai dari peternakan hingga ke tangan konsumen. Dengan penyajian yang sistematis dan ilmiah, buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, praktisi peternakan, serta pelaku industri pangan hewani.

KHUSUS DIBACA
11523 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4266

KONVENSI INTERNASIONAL PERLINDUNGAN HAK HAK SELURUH PEKERJA MIGRAN DAN ANGGOTA KELUARGANYA

Pengarang:   ANSHOR MOHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-17706-0 3
Nomor Panggil:   IS-4266
Kode Klasifikasi:   341. 48 ANS K
Format:   IV + 286 hal; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 17 300 LB 2
Ringkasan Buku :

Buku ini merupakan salah satu wujud komitmen dan keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi pekerja migran indonesia.

TERSEDIA
11524 image

NOMOR PANGGIL:

IS-12228

KONVENSI INTERNASIONAL PERLINDUNGAN HAK HAK SELURUH PEKERJA MIGRAN DAN ANGGOTA KELUARGANYA

Pengarang:   ANSHOR MOHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-17706-0 3
Nomor Panggil:   IS-12228
Kode Klasifikasi:   341. 48 ANS K
Format:   IV + 286 hal; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 17 300 LB 2
Ringkasan Buku :

Buku ini merupakan salah satu wujud komitmen dan keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi pekerja migran indonesia.

KHUSUS DIBACA
11525 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4231

KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)

Pengarang:   SIMANJUNTAK MANGISI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-456-9
Nomor Panggil:   IS-4231
Kode Klasifikasi:   341 SIM K
Format:   XII + 218 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 18 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982.

TERSEDIA
11526 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4232

KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)

Pengarang:   SIMANJUNTAK MANGISI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-456-9
Nomor Panggil:   IS-4232
Kode Klasifikasi:   341 SIM K
Format:   XII + 218 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 18 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982.

KHUSUS DIBACA
11527 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4233

KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)

Pengarang:   SIMANJUNTAK MANGISI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-456-9
Nomor Panggil:   IS-4233
Kode Klasifikasi:   341 SIM K
Format:   XII + 218 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 18 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982.

KHUSUS DIBACA
11528 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4234

KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)

Pengarang:   SIMANJUNTAK MANGISI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-456-9
Nomor Panggil:   IS-4234
Kode Klasifikasi:   341 SIM K
Format:   XII + 218 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 18 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982.

KHUSUS DIBACA
11529 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4235

KONVENSI PBB TAHUN 1982 TENTANG HUKUM LAUT : Menolak Klaim Historis " Nine Dash Line" Cina (Edisi Kedua)

Pengarang:   SIMANJUNTAK MANGISI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-456-9
Nomor Panggil:   IS-4235
Kode Klasifikasi:   341 SIM K
Format:   XII + 218 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 18 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 atau dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dalam UNCLOS 1982 telah diatur mengenai pembagianpembagian wilayah laut dan penggunaanya bagi masyarakat internasional, seperti halnya laut lepas yang telah dinyatakan sebagai wilayah laut yang tidak boleh berada dikedaulatan negara manapun termasuk digunakan untuk keperluan pribadi negara, seperti halnya Cina yang membangun Pangkalan Militernya di wilayah Laut Cina Selatan yang merupakan laut lepas. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah penelitian yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan (Library Reasearch) yang berupa Perundang-undangan , buku-buku, serta jurnal maupun internet yang berkaitan dangan pokok permasalahan dalam peneilitian ini, serta menggunakan analisis data kualitatif. Cina menggunakan klaim historisnya yang dikenal dengan “Nine Dash Line”,dengan klaim ini Cina mengakui bahwa Laut Cina Selatan merupakan bagian dari yurisdiksinya dan Cina memiliki kehendak untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan di wilayah tersebut, untuk itu Cina melakukan pembangunan Pangkalan Militernya di Laut China Selatan tepatnya di Mischief Reef yang merupakan bagian dari Laut lepas bahkan hanya berjarak 250 mil dari Filipina dan jarak yang dimiliki dengan negara Cina cukuplah jauh, berdasarkan UNCLOS 1982 bahwa tindakan yang dilakukan oleh Cina tersebut telah bertentangan dengan UNCLOS 1982.

KHUSUS DIBACA
11530 image

NOMOR PANGGIL:

TT-10638

KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR

Pengarang:   TRISUNARYANTI WEGA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-088-3
Nomor Panggil:   TT-10638
Kode Klasifikasi:   665. 4 TRI K
Format:   XVIII + 239 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 70 600 LD 2
Ringkasan Buku :

Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam.

TERSEDIA
11531 image

NOMOR PANGGIL:

TT-10639

KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR

Pengarang:   TRISUNARYANTI WEGA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-088-3
Nomor Panggil:   TT-10639
Kode Klasifikasi:   665. 4 TRI K
Format:   XVIII + 239 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 70 600 LD 2
Ringkasan Buku :

Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam.

KHUSUS DIBACA
11532 image

NOMOR PANGGIL:

TT-10640

KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR

Pengarang:   TRISUNARYANTI WEGA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-088-3
Nomor Panggil:   TT-10640
Kode Klasifikasi:   665. 4 TRI K
Format:   XVIII + 239 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 70 600 LD 2
Ringkasan Buku :

Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam.

KHUSUS DIBACA
11533 image

NOMOR PANGGIL:

TT-10641

KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR

Pengarang:   TRISUNARYANTI WEGA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-088-3
Nomor Panggil:   TT-10641
Kode Klasifikasi:   665. 4 TRI K
Format:   XVIII + 239 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 70 600 LD 2
Ringkasan Buku :

Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam.

KHUSUS DIBACA
11534 image

NOMOR PANGGIL:

TT-10642

KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR

Pengarang:   TRISUNARYANTI WEGA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-088-3
Nomor Panggil:   TT-10642
Kode Klasifikasi:   665. 4 TRI K
Format:   XVIII + 239 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 70 600 LD 2
Ringkasan Buku :

Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam.

KHUSUS DIBACA
11535 image

NOMOR PANGGIL:

TT-10643

KONVERSI FRAKSI ASPAL BUTON MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR

Pengarang:   TRISUNARYANTI WEGA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-088-3
Nomor Panggil:   TT-10643
Kode Klasifikasi:   665. 4 TRI K
Format:   XVIII + 239 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 70 600 LD 2
Ringkasan Buku :

Buku ini mengkaji tentang potensi aspal Buton sebagai sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, meliputi: peta dan sebaran aspal Buton di Indonesia, data statistik aspal Buton, karakteristik dan potensi aspal Buton, proses ekstraksi, hingga konversi aspal Buton menjadi fraksi bahan bakar. Konversi aspal Buton ini dilakukan melalui proses hidrorengkah dengan berbagai macam material katalis, antara lain: γ-Al2O3, zeolit sintetis, dan zeolit alam.

KHUSUS DIBACA
    Jumlah Record: 24392