Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
5626 image

NOMOR PANGGIL:

TT-7490

DAHSYATNYA BISNIS AYAM KALKUN

Pengarang:   NUGRAHAJATI PAULUS,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-29-3226-3
Nomor Panggil:   TT-7490
Kode Klasifikasi:   636.592 NUG D
Format:   VI + 90 hal; 19 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 63 600 LD 1
Ringkasan Buku :

Buku "Dahsyatnya Bisnis Ayam Kalkun" karya Paulus Nugrahajati membahas tentang peluang bisnis ternak ayam kalkun. Buku ini diterbitkan oleh Lily Publisher pada tahun 2012 dan berisi informasi mengenai cara beternak kalkun, baik untuk kesenangan, sambilan, maupun mata pencaharian.

TERSEDIA
5627 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5853

DAHSYATNYA BISNIS BURUNG WALET

Pengarang:   drh.Wheindrata, Hs. Sp. W.,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-29-3081-8
Nomor Panggil:   AM-5853
Kode Klasifikasi:   598.826
Format:   XII + 92 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 43 500 LD 3
Ringkasan Buku :

Buku "Dahsyatnya Bisnis Burung Walet" (ditulis oleh Wheindrata HS) adalah panduan praktis budidaya walet dari nol. Inti buku ini berfokus pada strategi manajemen arus terbang di dalam gedung. Pengaturan ini bertujuan agar burung betah, cepat bersarang, dan produksi sarang menjadi maksimal.

KHUSUS DIBACA
5628 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5854

DAHSYATNYA BISNIS BURUNG WALET

Pengarang:   drh.Wheindrata, Hs. Sp. W.,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-29-3081-8
Nomor Panggil:   AM-5854
Kode Klasifikasi:   598.826
Format:   XII + 92 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 43 500 LD 3
Ringkasan Buku :

Buku "Dahsyatnya Bisnis Burung Walet" (ditulis oleh Wheindrata HS) adalah panduan praktis budidaya walet dari nol. Inti buku ini berfokus pada strategi manajemen arus terbang di dalam gedung. Pengaturan ini bertujuan agar burung betah, cepat bersarang, dan produksi sarang menjadi maksimal.

TERSEDIA
5629 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5855

DAHSYATNYA BISNIS BURUNG WALET

Pengarang:   drh.Wheindrata, Hs. Sp. W.,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-29-3081-8
Nomor Panggil:   AM-5855
Kode Klasifikasi:   598.826
Format:   XII + 92 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 43 500 LD 3
Ringkasan Buku :

Buku "Dahsyatnya Bisnis Burung Walet" (ditulis oleh Wheindrata HS) adalah panduan praktis budidaya walet dari nol. Inti buku ini berfokus pada strategi manajemen arus terbang di dalam gedung. Pengaturan ini bertujuan agar burung betah, cepat bersarang, dan produksi sarang menjadi maksimal.

TERSEDIA
5630 image

NOMOR PANGGIL:

TT-6896

DAIRY CATTLE FEEDING AND MANAGEMENT

Pengarang:   ETGEN M. WILLIAM,   REAVES M. PAUL,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   0-471-71199-3
Nomor Panggil:   TT-6896
Kode Klasifikasi:   636 ETG D
Format:   VI + 637 hlm; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 60 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Dairy cattle feeding and management involves providing a balanced diet to maximize milk production while maintaining animal health and well-being. This includes understanding nutrient requirements for different stages of lactation, providing high-quality forages and concentrates, ensuring adequate water intake, and managing feeding practices for optimal intake and digestion.

TERSEDIA
5631 image

NOMOR PANGGIL:

TT-6348

DALAM SENGKETA? : Perluasan Pertanian, Pengentasan Kemiskinan, Dan Lingkungan Di Hutan Tropis

Pengarang:   CHOMITZ M. KENNETH,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-691-399-2
Nomor Panggil:   TT-6348
Kode Klasifikasi:   634. 9 CHO D
Format:   VII + 280 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 51 600 LB 3
Ringkasan Buku :

Buku ini membahas tentang dilema antara perluasan lahan pertanian untuk pengentasan kemiskinan dan dampak negatifnya terhadap lingkungan, khususnya di hutan tropis. Buku ini kemungkinan besar mengeksplorasi berbagai solusi untuk menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan, seperti praktik pertanian berkelanjutan, pengembangan ekonomi non-pertanian, dan pengelolaan hutan yang bijaksana.

KHUSUS DIBACA
5632 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1050

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-1050
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

KHUSUS DIBACA
5633 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1051

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-1051
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5634 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1052

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-1052
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5635 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1053

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-1053
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5636 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1054

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-1054
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5637 image

NOMOR PANGGIL:

AM-4832

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-4832
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5638 image

NOMOR PANGGIL:

AM-4833

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-4833
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5639 image

NOMOR PANGGIL:

AM-4834

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-4834
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
5640 image

NOMOR PANGGIL:

AM-4835

DAMPAK GEOMORFIK ERUPSI GUNUNGAPI SAMALAS 1257

Pengarang:   MUTAQIN W.BACHTIAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-041-9
Nomor Panggil:   AM-4835
Kode Klasifikasi:   551 MUT D
Format:   XVIII + 162hal 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 34 500 LB 4
Ringkasan Buku :

Sebagai salah satu erupsi terbesar dalam sejarah letusan Lombok baru-baru ini dan juga dalam kurun waktu 7.000 tahun terakhir, material vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunungapi Samalas pada tahun 1257 M menutupi seluruh Pulau Lombok dan tersebar luas di bagian timurnya. Hampir 800 tahun setelah letusan, dampak geomorfologi dari letusan ini di Pulau Lombok masih belum diketahui, sedangkan konsekuensi iklim dan sosial secara keseluruhan sudah lebih dahulu dipahami. Kombinasi informasi stratigrafi, topografi masa kini, pengukuran geofisika dengan teknik profi I resistivitas dua dimensi, sumber tertulis lokal, serta analisis laboratorium dan komputasi, digunakan untuk memperoleh informasi terperinci mengenai dampak geomorfik letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M di sepanjang Selat Alas, yang terletak di antara Lombok dan Sumbawa, Indonesia.

Buku ini menyajikan data dan informasi baru terkait dampak geomorfik dari letusan gunungapi besar di wilayah kepesisiran, dalam hal ini Lombok bagian timur dan pantai barat Sumbawa. Pertama, buku ini menunjukkan bahwa sejak erupsi tahun 1257 M, bentang alam di bagian timur Lombok masih berkembang hingga saat ini. Volume material vulkanik tahun 1257 M masih tersisa sekitar 14% dari volume awal. Kedua, penemuan Babad Suwung memberikan penjelasan tambahan tentang letusan Samalas dan mungkin menjadi pengamatan visual tertua dari gelombang piroklastik dan letusan gunungapi, setelah Pliny Muda pada 79 Masehi. Terakhir, letusan Gunungapi Samalas tahun 1257 M terbukti hanya memicu tsunami kecil yang tidak signifikan.

TERSEDIA
    Jumlah Record: 30317