Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
3211 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0281

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0281
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

TERSEDIA
3212 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0282

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0282
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
3213 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0283

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0283
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
3214 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0284

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0284
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
3215 image

NOMOR PANGGIL:

AG-285

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-285
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
3216 image

NOMOR PANGGIL:

TT-2880

BLOOD BANK INNOVATOR

Pengarang:   DREW CHARLES,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   0-7660-2117-3
Nomor Panggil:   TT-2880
Kode Klasifikasi:   617.092 SCH B
Format:   VII+112.,24
Lokasi Rak Buku:   RAK 51 600 LD 3
Ringkasan Buku :

Dr. Charles Richard Drew is widely recognized as a pioneer in blood storage and transfusion, often called the "father of the blood bank". His groundbreaking work during World War II led to the development of large-scale blood storage techniques, specifically for blood plasma, which significantly improved the process of blood banking and saved countless lives.
Here's a more detailed look at his contributions:
Pioneering Blood Storage:
Dr. Drew's research focused on developing methods for long-term storage of blood plasma, a crucial component for blood transfusions.
Organizing the First Blood Bank:
He is credited with organizing the first large-scale blood bank in the United States during World War II.
American Red Cross Involvement:
Dr. Drew worked with the American Red Cross to implement his blood storage techniques and standardize procedures for blood preservation, which were adopted by the American Red Cross.
Impact on Blood Banking:
His work transformed blood banking by improving the efficiency and reliability of blood storage and transfusion, impacting both military and civilian healthcare.
Breaking Barriers:
During a time of racial segregation, Dr. Drew's achievements as a Black scientist helped challenge prevailing prejudices and demonstrated the capabilities of African American medical professionals.
Charles Richard Drew - American Chemical Society
Dr. Charles Richard Drew broke barriers in a racially divided America to become one of the most important scientists of the 20th c...
American Chemical Society

"Father of the blood bank" - Charles R. Drew's story
"Father of the blood bank" - Charles R. Drew's story. Charles R. Drew was an African American surgeon and researcher who pioneered...

Blood Cancer UK

Black History Month: Honoring Dr. Charles Richard Drew
22 Feb 2022 — Charles Richard Drew was a renowned surgeon and medical researcher who pioneered methods for long-term storage of blood...

Mayo Clinic News Network

Tampilkan semua

TERSEDIA
3217 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2639

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2639
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

TERSEDIA
3218 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2640

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2640
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
3219 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2641

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2641
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
3220 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2642

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2642
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
3221 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2643

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2643
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
3222 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0006

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0006
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

TERSEDIA
3223 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0007

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0007
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

KHUSUS DIBACA
3224 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0008

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0008
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

KHUSUS DIBACA
3225 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0009

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0009
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

KHUSUS DIBACA
    Jumlah Record: 24392