Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
4111 image

NOMOR PANGGIL:

TT-13330

BISNIS SAMBIL JADI KARYAWAN: 6 Jurus Menuju Bisnis yang Sukses

Pengarang:   SUKOASIH HERMAWAN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-010-479-2
Nomor Panggil:   TT-13330
Kode Klasifikasi:   650.1 SUK B
Format:   XII + 198 hal; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 67 600 LD 2
Ringkasan Buku :

"Bisnis Sambil Jadi Karyawan: 6 Jurus Menuju Bisnis yang Sukses" adalah buku karangan Hermawan Sukoasih yang membahas strategi menjalankan bisnis sambil tetap bekerja sebagai karyawan. Buku ini memberikan panduan praktis tentang bagaimana menggabungkan dua peran tersebut untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

TERSEDIA
4112 image

NOMOR PANGGIL:

TT-13331

BISNIS SAMBIL JADI KARYAWAN: 6 Jurus Menuju Bisnis yang Sukses

Pengarang:   SUKOASIH HERMAWAN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-010-479-2
Nomor Panggil:   TT-13331
Kode Klasifikasi:   650.1 SUK B
Format:   XII + 198 hal; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 67 600 LD 2
Ringkasan Buku :

"Bisnis Sambil Jadi Karyawan: 6 Jurus Menuju Bisnis yang Sukses" adalah buku karangan Hermawan Sukoasih yang membahas strategi menjalankan bisnis sambil tetap bekerja sebagai karyawan. Buku ini memberikan panduan praktis tentang bagaimana menggabungkan dua peran tersebut untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

TERSEDIA
4113 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0281

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0281
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

TERSEDIA
4114 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0282

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0282
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
4115 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0283

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0283
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
4116 image

NOMOR PANGGIL:

AG-0284

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-0284
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
4117 image

NOMOR PANGGIL:

AG-285

BISNIS SYARIAH BERBASIS DIGITAL

Pengarang:   YUSUF MUHAMMAD,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-318-552-8
Nomor Panggil:   AG-285
Kode Klasifikasi:   297 YUS B
Format:   X + 248 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 200 LD 1
Ringkasan Buku :

Perkembangan dunia bisnis saat ini, mengarah kepada industri digitalisasi, dalam membantu proses perkembangan Lembaga Bisnis syariah di Indonesia

KHUSUS DIBACA
4118 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2639

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2639
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

TERSEDIA
4119 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2640

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2640
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
4120 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2641

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2641
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
4121 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2642

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2642
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
4122 image

NOMOR PANGGIL:

IS-2643

BLUE CARBON IN SEAGRASS ECOSYSTEM

Pengarang:   RAHMAWATI SUSI,   HERNAWAN UDHI E.,   MCMAHON KATHRYN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-808-7
Nomor Panggil:   IS-2643
Kode Klasifikasi:   333. 7 RAH B
Format:   XII + 114 hal; 25 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 4 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Perubahan iklim merupakan ancaman yang parah bagi ekosistem global yang akan berdampak pada semua negara di dunia termasuk negara-negara anggota ASEAN. Upaya mendesak dan terpadu sangat penting untuk mengurangi jumlah karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Tanaman memiliki kapasitas untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekosistem lamun merupakan salah satu penyerap karbon dan penyerap karbon yang paling menjanjikan. Lamun menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi potensial yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Karbon organik lamun dan bahan organik dari sumber lain terperangkap di sedimen lamun. Karena kapasitas tersebut, lamun diakui sebagai penghilang karbondioksida alami (NCDR). Dibandingkan dengan hutan hujan tropis, padang lamun memiliki potensi lebih besar untuk menangkap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar (yaitu karbon biru). Negara-negara ASEAN memiliki kepedulian yang sama dan tanggung jawab yang sama untuk melestarikan ekosistem lamun sebagai pendekatan berbasis alam dalam mitigasi perubahan iklim global. Namun, ekosistem lamun di masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri sehingga menimbulkan tantangan dalam penilaian kontribusi masing-masing negara. Oleh karena itu, perlu dikembangkan platform umum untuk mengumpulkan data dan menghitung sekuestrasi karbon dari ekosistem lamun, untuk membandingkan data dan informasi antar negara ASEAN secara setara. Oleh karena itu pedoman ini dikembangkan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan.

KHUSUS DIBACA
4123 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0006

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0006
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

TERSEDIA
4124 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0007

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0007
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

KHUSUS DIBACA
4125 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0008

BOCOR-BOCOR DUIT NEGARA : Fakta-fakta Menggemaskan Kasus Korupsi Petinggi Negara

Pengarang:   YUWONO ISMANTORO DWI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-911-506-5
Nomor Panggil:   IS-0008
Kode Klasifikasi:   300 YUW B
Format:   X + 370 HAL, 20 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 6 300 LD 5
Ringkasan Buku :

BUKU INI IBARAT CERMIN BAGI PERJALANAN PEMERINTAH KE DEPAN AGAR TIDAK JATUH KE LUBANG YANG SAMA. DI DALAMNYA DIPAPARKAN FAKTA DAN ANALISIS KASUS-KASUS KORUPSI YANG PALING FENOMENAL SEKLAIGUS MENYESAKKAN DADA SELURUH RAKYAR INDONESIA.

KHUSUS DIBACA
    Jumlah Record: 30317