Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
21091 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0457

PENERAPAN PSIKOLOGI SOSIAL

Pengarang:   SANTOSO SLAMET,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-8650-22-9
Nomor Panggil:   IS-0457
Kode Klasifikasi:   302 SAN P
Format:   XII + 146 hlm; 23,5 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 8 300 LD 1
Ringkasan Buku :

Buku ini membahas tentang individu dalam situasi sosial, pendapat umum, propaganda, rumor, prasangka sosial, perubahan dan gerakan sosial, tingkah laku massa, dan ketegangan internasional.

KHUSUS DIBACA
21092 image

NOMOR PANGGIL:

IS-4789

PENERAPAN SANKSI PIDANA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP PELANGGARAN BAKU MUTU LINGKUNGAN DARI LIMBAH KEGIATAN OPERASI PRODUKSI MIGAS

Pengarang:   SYPRIANUS ARSITEUS,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-8815-47-5
Nomor Panggil:   IS-4789
Kode Klasifikasi:   344.046 ARI P
Format:   xii + 198 hlm; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 12 300 LB 2
Ringkasan Buku :

Kebijakan pidana dalam penegakan hukum merupakan salah satu upaya dalam usaha perlindungan lingkungan hidup. Kebijakan tersebut harus dapat menumbuhkan pemikiran tentang metode baru untuk tujuan mencegah kejahatan dan sekaligus melindungi lingkungan hidup.

TERSEDIA
21093 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11071

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11071
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

KHUSUS DIBACA
21094 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11072

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11072
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

TERSEDIA
21095 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11073

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11073
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

TERSEDIA
21096 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11074

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11074
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

TERSEDIA
21097 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11075

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11075
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

TERSEDIA
21098 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11505

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11505
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

KHUSUS DIBACA
21099 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11506

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11506
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21100 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11507

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11507
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21101 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11508

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11508
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21102 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11509

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11509
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21103 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11510

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11510
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

KHUSUS DIBACA
21104 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11511

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11511
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21105 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11512

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11512
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
    Jumlah Record: 30849